Monday, January 04, 1999

Suara Dari Ruang Kerja

Waktu saya kerja di Ellipse... saya pernah ditelefon seorang kawan jurnalis dari majalah Ummat. Tadinya saya pikir telefon dari dia... cuman buat menyapa dan tanya-tanya soal klien atau minta bantuan untuk wawancara dengan narasumber.

Wah... ternyata justru dia hanya ngobrol sana sini, tetapi beberapa hari kemudian... dia kabari kalau tulisan hasil obrolannya dengan saya sudah terbit. Dia akan kirimkan hasilnya ke kantor..


Bukan maen saya kaget... Tapi dari sinilah, saya jadi belajar dan bertambah pengetahuan & pengalaman... Terkadang jurnalis itu bisa menjadikan obrolan itu menjadi suatu tulisan... Pelajaran inilah yang berguna buat saya sewaktu mendampingi klien-klien dalam berhadapan dengan media. Pantas saja, kalau seorang public figure sering mengumbar kata 'no comment' ketika berhadapan dengan media. Jangankan sebuah statement atau comment, body language-nya pun bisa dijadikan berita kan. Nah, klo kayak begitu... salah siapa kalau sudah timbul issue negatif?

Ummat, No. 26 Thn. IV / 4 Januari 1999 - 16 Ramadhan 1419 H


Read More...

Saturday, October 04, 1997

aS a Hajj

Ketika ibadah Haji telah memanggil...

Bahagia banget.. Bersyukur banget.. gak terkira deh rasanya... ketika saya diizinkan oleh Nya untuk menunaikan ibadah ini. Sayang almarhum ayah tidak bersama kami. Tapi karena beliau juga, kami bisa memenuhi panggilanNya.



Betapa Maha Besar & KuasaNya DIA.. Cahaya terang yang indah bersinar dari rumahNya

Sekeluarga tanpa Ayah, di depan mesjid Nabawi - Madinah Al Mukaramah.






Saya dan Miss Pongki, nenekku tercinta waktu dia menemani saya makan malam di Padang Arafah.





Saya berangkat menunaikan ibadah haji bersama keluarga besar... Rasa senang, sedih dan haru itu campur aduk. Gak bakal terlupakan.






Nomor 28, itulah maktabku... sedangkan Bukit dibelakang saya itu Jabal dZur...

Bukit tempat pertamakali bertemunya nabi Adam & Siti Hawa di muka bumi... Konon, puncak bukit itu salah satu tempat muktajab untuk berdoa meminta jodoh lhooh...


Read More...

Friday, October 05, 1990

Batita & Balita

Jika dulu sewaktu batita hingga memasuki masa balita saya menyandang status anak bungsu, tapi tidak lagi setelah lewat dari masa balita itu, karena status 'bontot' yang saya sandang harus rela berganti jadi anak tengah, karena... saat itu saya telah memiliki seorang adik yang hari, tanggal dan bulan ulang tahunnya sama dengan saya.






Hahaha.. orang-orang kadang tak percaya, tapi memang begitulah kenyataannya. Dan mereka sering bilang kami berdua anak kembar lain dunia. Aneh, tapi nyata khan.. :)

Read More...

Sering diajak Jalan..

Waktu kecil, saya sering sekali diajak jalan2x ke luar kota. Perginya tidak hanya dengan ayah bunda saja, tetapi terkadang nenekku 'miss Pongky' juga turut. Atau dengan adik-adik bunda yang ikut kalau kita piknik. Eiii.. tapi saya sudah tidak ingat lagi semua tempat2x yang pernah dikunjungin waktu itu loh...

Kalau mau tau.. tanya saja langsung pada si bunda. Hehehe...



Saya digendong Miss Pongki, Nenek tercintaku...
Waktu itu, kami berhenti sebentar di sebuah mesjid, dekat persawahan..
Sementara ayah shalat, miss Pongki yang menjaga saya

Read More...

Monday, October 01, 1990

When I was Small..

Ada lagu yang paling saya suka.. Lagu tentang ayah.. Heaven of Love (yang terbaik bagimu)-nya Ada Band... ini liriknya..

"Teringat masa kecilku. Kau peluk dan kau manja. Indahnya saat itu. Buatku melambung. Disisimu terngiang. Hangat nafas segar harum tubuhmu. Kau tuturkan segala mimpi-mimpi. Serta harapanmu"...

Ternyata saya pernah main air di pantai dengan Ayah...
Kangen banget kayak gini lagi... Hiks..



"Kau ingin ku menjadi. Yang terbaik bagimu. Patuhi perintahmu. Jauhkan godaan. Yang mungkin kulakukan. Dalam waktuku beranjak dewasa. Jangan sampai membuatku. Terbelenggu jatuh dan terinjak"...

"Tuhan tolonglah sampaikan. Sejuta sayangku untuknya. Ku terus berjanji. Tak kan khianati pintanya. Ayah dengarlah betapa sesungguhnya. Ku mencintaimu. Kan ku buktikan ku mampu penuhi maumu"...

"Andaikan detik itu. Kan bergulir kembali. Kurindukan suasana. Basuh jiwaku. Membahagiakan aku. Yang haus akan kasih dan sayangmu. Tuk wujudkan segala sesuatu. Yang pernah terlewati"...


Dengan Abangku...
Dia kok gak tau, klo saya ini mau liat ke kamera..
Namanya juga saya lagi kecentilan mau siap-siap difoto khan..


Kebayang gak, klo sekarang saya mandi di bak seperti ini.. hihihi
Seksiiiiiiy juga ternyata, saya dulu ya...


Klo saya sekarang bergaya kayak gini...,
.. pasti sudah kena UU Anti Pornografi!


Read More...